fbpx

Mengulas Singkat tentang Sejarah Undangan Pernikahan

Mengulas Singkat tentang Sejarah Undangan Pernikahan

Undangan pernikahan menjadi sesuatu yang wajib ada dalam mempersiapkan acara pernikahan. Undangan pernikahan memiliki fungsi utama yakni untuk mengundang para tamu yang hadir di acara pernikahan. Adanya undangan wedding, pasti ada sejarah yang membuat undangan pernikahan ini muncul hingga saat ini. Lalu, bagaimana sejarah undangan pernikahan? Buat kamu yang penasaran, yuk simak ulasan singkat mengenai sejarah undangan pernikahan yang dipakai dari dulu sampai sekarang.

Sejarah Undangan Pernikahan

Sejarah undangan pernikahan dimulai pada abad ke-14, ketika seorang bernama Johannes Gutenberg menemukan mesin printing-press yang mudah dibawa. Mesin cetak ini menjadi alat pertama dari munculnya tradisi surat undangan ‘resmi’.

Sebelum mesin ini ditemukan, orang-orang yang akan menikah mengirim seorang Town Crier yang bertugas untuk mengumumkan waktu pernikahan dengan cara berteriak sepanjang jalan di kota tersebut. Akan tetapi, adanya undangan pernikahan yang dicetak dengan mesin mempermudah penyebaran informasi secara luas, sehingga orang-orang mulai menggunakannya, terutama para bangsawan.

Bahkan para bangsawan ini memiliki seni kaligrafi tersendiri, serta memiliki cap atau seal khusus untuk membedakan keluarga bangsawan satu dengan lainnya.

Mesin Printing-press Makin Berkembang

Pada abad ke-16, mesin cetak semakin berkembang. Tinta yang biasanya ditulis tangan, kala itu sudah bisa dicetak dan ditempel menggunakan pencetak dari bahan timbal.

Namun, saat itu undangan pernikahan masih sangat rumit, di mana nama para tamu harus ditulis dengan tangan pada setiap undangan. Hal ini menyebabkan undangan berbentuk panjang dengan banyak tulisan di dalamnya.

Kemudian, undangan pernikahan semakin berkembang saat ditemukannya alat Lithography oleh Alois Senefelder pada zaman industrial pada tahun 1798. Alat ini memungkinkan banyak orang memproduksi tinta dengan tingkat presisi yang sangat tinggi, tanpa perlu ukiran terlebih dulu. Alat inilah yang menjadikan pasar undangan wedding makin meluas ke seluruh dunia.

Undangan Pernikahan Mulai Dikirim dengan Pos

Sejak sistem pos ditemukan dan berjalan lancar, undangan nikah mulai dikirim dengan pos. Tradisi desain undangan pun sejak zaman dahulu sampai sekarang tidak pernah berubah. Yakni menggunakan 2 amplop: 1 amplop kasar dipasang di paling luar, dan 1 amplop inti (dalam) yang merupakan amplop utama.

Pada abad ke-18, undangan nikah ini menjadi etika sosial pada sebuah acara pernikahan. Pada saat itu, menulis dan membaca merupakan tanda orang-orang yang terpelajar, dan hanya orang elit yang dapat menggunakan cara korespondensi seperti mengirim surat undangan seperti ini.

Tidak beda jauh dari tradisi lama, undangan di zaman modern masih menggunakan format tradisional yang mencantumkan nama tamu, hari, waktu, dan tanggal acara. Sejak dulu undangan pernikahan memang sudah memiliki format baku yang tidak bisa dihilangkan hingga sekarang. Begitu pula dengan bentuk dan kalimat-kalimat yang ada di dalam undangan.

Di era teknologi yang semakin berkembang, sejarah undangan pernikahan pun semakin maju yakni dengan ditemukannya undangan wedding digital. Undangan pernikahan digital ini semakin memudahkan kita untuk menyebarkan kabar pernikahan melalui alat komunikasi, seperti handphone.

Karena undangan digital didesain dalam bentuk link berbasis web dengan berbagai fitur yang menarik. Kamu bisa kirim undangan hanya dengan sekali klik ke para tamu dengan sangat mudah. Seperti undangan pernikahan digital yang didesain oleh jasa pembuatan undangan wedding online, moment.my.id. Yuk, kepoin beragam template undangan dari Momen dengan klik linknya di sini!

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published.

On Key

Related Posts

Name - City
Membeli Product Time