fbpx

Tujuan Pernikahan Menurut Berbagai Agama

tujuan pernikahan

Menikah dengan orang yang kita cintai seringkali menjadi tujuan utama seseorang hidup di dunia. Memang, mampu menikahi orang tercinta dan seumur hidup menjalani kegiatan bersama orang tersebut bisa membawa kebahagiaan yang luar biasa. Namun, sudah tahukah kamu tujuan pernikahan menurut berbagai agama?

Secara garis besar, tujuan pernikahan menurut berbagai agama memang sama. Yaitu untuk memperoleh keturunan. Namun, ternyata ada berbagai tujuan lain dari prosesi pernikahan yang masing-masing akan kami bahas pada artikel di bawah ini.

Yuk, ikuti pembahasan kami hingga selesai, ya!

Tujuan Pernikahan Menurut Islam

Agama Islam selalu memberikan kemudahan bagi umatnya yang ingin beribadah. Perlu kamu tahu, pernikahan di dalam agama Islam merupakan simbol ibadah seumur hidup. Sehingga aktivitas pernikahan seringkali dikejar oleh umat Islam yang ingin menghindar dari zina.

Agama Islam sendiri memiliki 5 hukum terkait pernikahan, yaitu :

  1. Wajib bagi mereka yang tidak bisa mengendalikan dirinya (nafsunya) dan takut terjerembab ke perzinahan
  2. Sunnah, bagi mereka yang bisa atau mampu berumah tangga namun belum punya keinginan untuk menikah
  3. Mubah, bagi mereka yang ingin menikah namun belum mampu berumah tangga atau bagi mereka yang telah mampu berumah tangga tapi belum ingin menikah
  4. Makruh, bagi mereka yang belum mampu berumah tangga
  5. Haram, bagi mereka yang belum siap untuk menikah dan tidak mengetahui peranan suami atau istri dengan baik ketika telah menikah

Menurut agama Islam, tujuan dari pernikahan yaitu :

  • Untuk memperoleh ketenangan dalam hidup
  • Sebagai sarana ibadah seumur hidup
  • Untuk memenuhi kebutuhan biologis manusia
  • Menghindarkan dari zina

Tujuan Pernikahan Menurut Agama Lain

Dalam agama Kristen, tujuan pernikahan yaitu untuk menghasilkan keturunan. Hal tersebut dijelaskan pada Alkitab, yang secara tidak langsung menyarankan bagi manusia untuk beranak dan bertambah banyak. Secara tidak langsung, Alkitab menuliskan bahwa manusia disarankan untuk membuat peradaban baru, sehingga keturunan manusia tidak terputus.

Sedangkan dalam agama Buddha, perkawinan dan pernikahan diibaratkan sebagai ikatan lahir batin yang terjadi antar dua insan manusia berbeda gender yang didasarkan pada rasa cinta kasih, kasih sayang, dan rasa sepenanggungan. Tujuan pernikahan dalam agama Buddha yaitu untuk membentuk satu keluarga bahagia yang diberkahi oleh Sanghyang Adi Buddha (Tuhan Yang Maha Esa).

Berikutnya, menurut agama Hindu, pernikahan dan perkawinan adalah janji antar manusia yang nantinya bisa digunakan sebagai dasar memperoleh keturunan. Tak hanya itu, dalam agama Buddha tujuan pernikahan yaitu untuk menebus dosa-dosa orangtua mereka dengan melahirkan putra. Hampir sama seperti pada agama Islam, kepercayaan umat Hindu yaitu anak bisa mengeluarkan arwah orangtuanya dari siksaan api neraka.

Umat Konghucu juga meyakini bahwa tujuan pernikahan yaitu untuk membentuk keluarga. Keluarga yang dimaksud di sini yaitu kondisi rumah tangga yang bahagia. Dan dalam rumah tangga tersebut akan dihasilkan keturunan-keturunan yang mampu meneruskan kepercayaan Konghucu dan senantiasa memuliakan Tuhan Yang Maha Esa.

Itulah berbagai tujuan pernikahan yang diyakini oleh masing-masing penganut agama Islam, Kristen, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Tujuan pernikahan selalu mulia. Tak heran jika banyak orang ingin menyegerakan menikah agar mereka tidak terjerumus pada lembah perzinahan.

Bila kamu ingin melaksanakan pernikahan, teruskanlah niat baikmu itu. Yakinlah bahwa pernikahan akan membawa keberkahan pada hidupmu di masa depan. Dengan demikian, selalu ada rezeki yang datang ke dalam hidupmu karena sudah melaksanakan ibadah dengan tujuan yang mulia.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published.

On Key

Related Posts

nikah beda agama

Nikah Beda Agama dalam Perspektif Hukum

Bagaimana tanggapanmu dengan nikah beda agama? Setiap orang pasti menginginkan satu kali pernikahan yang dapat dipertanggung jawabkan sampai akhir hayat. Dapat hidup dengan orang terkasih

biaya pernikahan

Rincian Biaya Pernikahan Sederhana

Siapa sih yang tidak ingin menikah. Selain harus punya pasangan, menikah juga memerlukan biaya yang besar. Umumnya, biaya pernikahan ini sangat bervariasi sesuai dengan budget

Name - City
Membeli Product Time